Apa itu Perubahan Iklim? Pelajari Hal Tersebut dari Buku Rekomendasi Ini

Apa Itu Perubahan Iklim? Pelajari Hal Tersebut dari Buku-Buku Rekomendasi Ini

Saat ini kadangkala kita merasakan hawa dan cuaca masih begitu panas, dan tiba-tiba berubah menjadi dingin karena hujan lebat. Perubahan secara signifikan ini bisa kita sebut dengan perubahan iklim.

Perubahan iklim tentunya memberikan dampak yang sangat krusial bagi kita. Hujan lebat mengakibatkan beberapa daerah di Indonesia mengalami banjir atau musibah bencana alam lainnya. Hal ini tentunya karena kurangnya perhatian terhadap kelestarian alam, entah karena pembangunan yang menyebabkan perubahan fungsi lahan, naiknya emisi gas rumah kaca, dan pembabatan habis daerah resapan, yang menyebabkan perubahan iklim terjadi.

Tak hanya bencana banjir, dampak perubahan iklim ini mampu memberikan ancaman lingkungan, seperti global warming, kekeringan, polusi udara, cuaca ekstrem, dan lain-lain. Sayangnya, masih banyak dari kita yang kurang mengerti mengapa hal ini bisa terjadi.

Menyambut Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April, berikut rekomendasi buku yang bisa memberikan kita jawaban pasti tentang perubahan iklim. Dengan mengerti dan menyadari apa bahaya dari perubahan iklim, kita bisa memikirkan dan mulai menjalankan hidup demi melindungi bumi, tempat tinggal kita. Yuk, kita coba baca!

Rekomendasi Buku Non Fiksi tentang Perubahan Iklim

1. Bumi yang Tak Dapat Dihuni

Apa yang kamu tahu dari efek perubahan iklim? Naiknya permukaan laut karena es di kutub mencair? Ya, tapi itu baru sedikit dari segala musibah besar yang mungkin akan hadir jika perubahan iklim ini terus terjadi. Dan tahukah kamu jika ada banyak organisme yang membeku dalam es tersebut yang ternyata mematikan?

Peneliti di Alaska telah menemukan sisa-sisa flu pada tahun 1918, yang menulari ratusan juta orang dan menewaskan puluhan juta lainnya. Ada juga kejadian di mana seorang anak meninggal dan puluhan lainnya tertular antraks, karena bangkai rusa kutub. Rusa tersebut mati karena bakteri yang tersimpan sejak 75 tahun lalu di dalam es abadi yang meleleh.

bumiMulai Baca Sekarang!

Ini hanya salah satu dampak, masih ada banyak hal yang lebih buruk dan bisa temui dari buku yang ditulis oleh David Wallace-Wells. Ia menuliskan kisah yang terjadi di berbagai negara karena perubahan iklim. Tulisannya juga berdasar penelitian yang menjadi kumpulan kisah masa depan (yang mengerikan).

Buku ini memaparkan segala masalah perubahan iklim yang telah memasuki ambang kehancuran bumi, seperti karena kekeringan, kebakaran, banjir, kelaparan, polusi udara, dan wabah purba, yang bisa menyebabkan hancurnya ekonomi, perang, serta migrasi besar-besaran.

Buku laris berdasarkan The New York Times dan direkomendasikan oleh sastrawan terkenal dunia, Amitav Ghosh, dapat kamu baca versi e-booknya di sini >>> Bumi yang Tak Dapat Dihuni

2. Kepunahan Keenam: Sebuah Sejarah Tak Alami

Sejak tahun 1900, ada lebih dari ratusan jenis hewan telah lenyap. Saat ini, banyak yang tidak sadar jika laju kepunahan ini makin bertumbuh tiap tahunnya, bahkan beberapa spesies hilang dengan cepat. Ini karena manusia telah melakukan hal-hal yang menyebabkan pemanasan global yang menghancurkan banyak habitat.

Para ilmuwan telah meneliti bahwa sudah terjadi lima kepunahan besar di bumi. Kini, mereka takut akan terjadi kepunahan keenam, yang diprediksi lebih dahsyat dibandingkan kepunahan dinosaurus akibat hujan asteroid. Elizabeth Kolbert membagikan fakta mengapa manusia benar-benar telah mengubah tatanan dunia, yang mampu membawa kita ke kepunahan, bahkan kehancuran bumi.

kepunahanMulai Baca Sekarang!

Buku ini dipadu dengan hasil riset langsung di lapangan, dari sejarah, serta karya dari para ahli geologi, botani, dan biologi laut, yang menyampaikan kisah pilu banyaknya spesies seperti katak emas Panama dan badak Sumatra, yang sudah musnah, dan lainnya yang hampir punah, karena perubahan iklim besar-besaran.

Buku yang dibaca Barack Obama dan Bill Gates ini telah menjadi best seller di The New York Times, dan bisa kamu baca lewat versi e-book di sini >>> Kepunahan Keenam

3. How to Avoid a Climate Disaster: Solusi yang Kita Miliki dan Terobosan yang Kita Perlukan

Kali ini kita akan membicarakan perubahan iklim dan bagaimana cara mengatasinya bersama Bill Gates. Pemikiran beliau dituliskan karena sudah ada miliaran ton gas rumah kaca yang kita hempaskan ke udara setiap tahunnya. Bahkan hal-hal kecil yang kita anggap remeh, seperti listrik, pemanas, transportasi, hingga peralatan konstruksi, telah menyumbang emisi.

howMulai Baca Sekarang!

Bill Gates mengatakan hal ini adalah tantangan yang berat, dan bukan hanya perlu inovasi teknologi saja, namun harus diikuti dengan perubahan politik, dan dukungan setiap orang untuk mengatasi perubahan iklim dan menghindari bencananya. Dalam buku ini, ia menyelidiki teknologi apa saja yang bisa kita lakukan, untuk terobosan menghindari bencana iklim di masa depan.

Buku ini bisa kamu baca dalam versi e-book di sini >>> How to Avoid a Climate Disaster

4. Di Bawah Langit Putih

Kembali dengan buku dari Elizabeth Kolbert, kali ini tentang penjelajahannya ke berbagai negara dan menemukan ilmuwan-ilmuwan yang melakukan hal untuk melestarikan alam. Ia melihat bagaimana manusia begitu mudah merusak alam dan ekosistemnya, dibandingkan memperbaikinya.

diMulai Baca Sekarang!

Elizabeth menemui ahli biologi yang mencoba melestarikan ikan paling langka di dunia di Gurun Mojave, bertemu dengan insinyur yang mengubah emisi karbon menjadi batu di Eslandia, hingga bersama ahli fisika yang mempertimbangkan menembakkan sesuatu ke stratosfer untuk mendinginkan bumi. Buku ini akan memperlihatkan bagaimana harapan-harapan tersebut mampu menyelamatkan bumi, sekaligus menjadi tantangan berat yang kita hadapi.

Buku ini tersedia dalam versi e-book di sini >>> Di Bawah Langit Putih

5. Kartun Lingkungan

Buku-buku di atas merupakan buku non fiksi sains dan ilmu pengetahuan. Mungkin pembahasannya akan sedikit berat, tapi bagi kamu yang tetap ingin mengerti tentang perubahan iklim, bisa coba buku ini.

kartunMulai Baca Sekarang!

Tak perlu khawatir susah mencerna apa itu efek rumah kaca dan pemanasan global, buku ini akan menjelaskan lewat ilustrasi lucu dan tokoh-tokoh yang membantu kamu lebih mudah memahami lingkungan.

Ada berbagai topik mengenai lingkungan yang bisa kamu temui, seperti daur kimia, jaring makanan, pertumbuhan penduduk, sumber energi, limbah, polusi, penipisan lapisan ozon, pembabatan hutan, dan sebagainya. Dengan pembawaan yang jenaka dan cerdas, kamu tidak akan bosan untuk terus membaca bukunya.

6. Why? Climate Change – Perubahan Iklim

Komik pendidikan ini bisa membantu dalam mempelajari tentang perubahan iklim dengan cara yang asyik. Dan tentu bisa dibaca oleh anak-anak, sehingga mereka lebih paham akan perubahan yang terjadi pada bumi. Buku ini menceritakan penyebab perubahan iklim dan cara yang bisa kita lakukan untuk menghentikannya, dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

whyMulai Baca Sekarang!

Lewat tokoh-tokoh cerita, mereka menjelaskan bagaimana perubahan iklim selama 100 tahun terakhir ini telah berubah dengan cepat, dari masalah alam, hingga kepunahan hewan. Bersama komik bergambar ini, yuk kita lakukan usaha bersama untuk menyelamatkan bumi!

Komik pendidikan ini juga tersedia dalam versi e-book >>> Why? Climate Change

Rekomendasi Buku Fiksi tentang Perubahan Iklim

Mungkin buku-buku fiksi memang tidak terlalu dalam menjelaskan bagaimana perubahan iklim bisa terjadi. Namun, jalan cerita yang seru hingga mengharu, mampu memudahkan kamu mulai mengerti bagaimana seramnya ancaman dari perubahan iklim. Buku-buku distopia ini mampu memberikan pengalaman mengerikan dari perubahan iklim.

1. Hujan

Buku science fiction karya Tere Liye akan membawa kita ke medio tahun 2042-2050 yang penuh teknologi canggih, dan bagaimana manusia telah dimanjakan oleh itu semua. Namun, saat itu pula banyak bencana alam terjadi dari gempa bumi, gunung meletus, hingga tsunami. Itu semua telah menghancurkan isi bumi, hingga menyisakan sedikit populasi manusia, sampai cuaca dan iklim menjadi kacau.

bukuMulai Baca Sekarang!

Tokoh utama di sini adalah Esok dan Lail yang dipertemukan pasca gunung meletus di tahun 2042, yang membuat mereka menjadi sebatang kara. Di pengungsian, mereka selalu bersama-sama. Namun setelah pengungsian itu ditutup, mereka terpisah dan membuat kehidupan mereka berdua berbeda.

Jalan cerita dalam buku ini begitu seru untuk diikuti dalam petualangan Esok dan Lail yang menyinggung soal iklim. Kamu akan melihat bagaimana kengerian dari bumi jika begitu panas dan tak ada hujan turun. Novel ini juga sarat pesan moral untuk berdamai dengan diri sendiri, berdamai dengan kesedihan, dan memeluknya sebagai kenangan yang membahagiakan.

Baca versi e-book di sini >>> Hujan

2. Dry (Kering)

Novel ini akan membawa kamu ke dunia yang pasokan airnya langka, di mana suatu daerah mengalami kekeringan karena kemarau panjang.

Kekeringan ini tentunya membuat krisis hingga lingkungan tak lagi kondusif, karena berebut air untuk bertahan hidup. Dari novel ini kita belajar untuk selalu bijak menggunakan air, dan pahami lagi akan seramnya akibat dari perubahan iklim.

bukuMulai Baca Sekarang!

Baca versi e-book di sini >>> Dry (Kering)

3. Dunia Anna

Bersama Anna, kamu akan diingatkan kembali tentang pentingnya memelihara alam. Anna bermimpi bertemu dengan cicitnya, yang datang memarahi Anna. Dalam mimpi tersebut, Anna diperlihatkan bagaimana bumi menjadi rusak, banyak daerah yang tenggelam, dan ribuan spesies telah punah. Cicitnya marah karena ia ingin bumi dikembalikan jadi asri tanpa ada kerusakan alam. Cicitnya juga ingin melihat beberapa hewan yang telah punah.

Karena mimpi tersebut, Anna pun mulai berjuang dan berupaya untuk melestarikan bumi agar tetap bisa dinikmati anak, cucu, hingga cicitnya kelak. Buku ini memperlihatkan kita bagaimana tindakan manusia yang merusak lingkungan, sangat mengancam keberlangsungan hidup generasi mendatang. Apa yang dilakukan Anna bisa menjadi inspirasi bagi kita dalam usaha menyelamatkan bumi.

duniaMulai Baca Sekarang!

Bagaimana, sudah tahu mau membaca buku yang mana untuk lebih mengerti bumi? Ini saatnya kita memberi perhatian khusus dan mulai melangkah lebih bijak terhadap lingkungan. Sekecil apapun usaha kita, pasti akan memberikan dampak terhadap bumi kita tercinta.

Nah, spesial untukmu, Admin punya promo spesial yang bisa kamu pergunakan untuk mendapatkan buku inspiratif di atas. Klik gambar di bawah ini untuk menemukan diskon, penawaran dan harga spesial lainnya yang sedang berlangsung di Gramedia.com.

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Sumber foto header: Unsplash

Dampak Screen Time untuk Anak, Pelajari di Sini!

Dampak Screen Time untuk Anak, Pelajari di Sini!

Di era kemajuan teknologi seperti saat ini, anak-anak kecil sudah akrab dengan gadget dan teknologi lain yang memiliki layar, seperti televisi dan video game. Masalah kecanduan gadget pun makin marak.

Sejak kecil, anak-anak akrab dengan gadget sehingga menjadikan mereka malas beraktivitas fisik. Mereka lebih suka menonton tayangan di YouTube atau bermain game online. Interaksi dengan internet di usia yang sangat dini tentunya membuat mereka terpapar segala jenis informasi, yang belum tentu sesuai dengan usia mereka. Jarang beraktivitas fisik juga tentunya berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak.

Oleh karena itu, banyak orang tua yang mulai mengatur waktu bermain gadget pada anak-anaknya. Istilah screen time mulai sering didengar. Screen time adalah waktu yang dihabiskan seseorang untuk menatap layar gadget, televisi, video game, atau teknologi dengan layar lainnya.

Pengaturan screen time pada anak menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan dengan cermat oleh orang tua. Untuk memudahkan Ayah dan Bunda mengatur screen time pada anak, Gramin akan merangkum panduan pengaturan screen time dari World Health Organization (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam pembahasan berikut ini.

Simak terus, ya!

Anak di bawah 1 tahun

Sumber: freepik.com

Menurut WHO dan IDAI, anak berusia di bawah 1 tahun dianjurkan untuk tidak berkenalan dengan layar sama sekali. Hindari anak dari teknologi berlayar seperti smarphone dan televisi. Jika ada keperluan seperti video call dan lain-lain, sebisa mungkin dampingi anak dan jangan terlalu sering.

Anak berusia di bawah 1 tahun sebaiknya diberi aktivitas fisik yang berbasis lantai, misalnya kegiatan di playmate, atau karpet lembut yang bergambar cerah dan menarik. Selain itu, anak bayi juga perlu tidur selama 14-17 jam sehari.

Ayah dan Bunda juga boleh mulai membacakan dongeng ketika si kecil sedang dipangku, lho!

Anak usia 1-2 tahun

Sumber: freepik.com

Menurut WHO, anak berusia 1-2 tahun sudah boleh memiliki screen time, namun harus didampingi secara ketat oleh orang tua. Menurut IDAI, sebaiknya anak berusia 1-2 tahun dibatasi screen time hanya pada televisi dan video saja. Waktu screen time untuk anak usia 1-2 tahun sebaiknya kurang dari 1 jam, dan berisi konten edukatif yang bermanfaat dan menghibur. Semakin sebentar waktu screen time maka semakin baik bagi anak.

Anak usia 2-6 tahun

Sumber: freepik.com

WHO dan IDAI memiliki pedoman yang sama bagi anak usia 2-5 tahun, screen time yang dianjurkan per harinya maksimal 1 jam. Selama screen time, anak didampingi oleh orang tua atau pengasuh. Konten yang ditonton juga harus edukatif dan bermanfaat bagi anak. Misalnya, konten yang memperkenalkan warna, nama-nama hewan, dan lain-lain. Konten yang disajikan juga dapat konten yang interaktif dengan konsep sederhana yang mudah dipahami anak.

Anak usia di atas 6 tahun

Sumber: freepik.com

Untuk anak usia di atas 6 tahun, sebaiknya memiliki batas waktu screen time yang jelas dan tegas dari orang tua. IDAI sendiri menyarankan waktu screen time selama 90 menit bagi anak usia 6-12 tahun, sementara WHO tidak menetapkan durasi tertentu selama screen time-nya tidak berlebihan dan tidak mengganggu waktu tidur, aktivitas fisik, atau kegiatan bermanfaat lainnya.

Dampak Screen Time

Meskipun sering dikaitkan dengan dampak negatif, seperti kecanduan internet, risiko radiasi dari gadget, atau pengaruh lain yang timbul secara psikologis, screen time sebenarnya memiliki beberapa dampak positif yang patut dipertimbangkan oleh orang tua. Berikut adalah beberapa manfaat dan dampak positif screen time bagi anak.

Komunikasi dengan keluarga jauh

Sumber: freepik.com

Ketika ada anggota keluarga yang tinggal berjauhan dengan anak, solusi tercepat tentunya melakukan video call lewat gadget. Hal ini tidak dilarang untuk dilakukan, terutama karena kegiatan ini juga melibatkan aktivitas sosialisasi anak bersama anggota keluarganya dan membangun hubungan meski terpisah jarak secara fisik. Namun, pastikan Ayah dan Bunda mendampingi si kecil ketika sedang melakukan video call, ya!

Tanggap teknologi

Di era digital, kita akan ketinggalan banyak jika gagap teknologi. Mempelajari fungsi-fungsi gadget sejak dini akan sangat membantu anak untuk terbiasa memanfaatkan teknologi. Beberapa anak bahkan sudah bisa mengoperasikan smartphone, lebih lancar dari orang tuanya sendiri!

Mengakses aplikasi edukatif

Saat ini, sudah banyak gadget atau aplikasi yang diperuntukkan khusus untuk anak. Ayah dan Bunda bisa menemukan games yang ditujukan untuk menstimulasi cara pikir si kecil. Aktivitasnya juga cenderung edukatif dan sederhana, namun tetap menarik untuk diikuti anak-anak. Tidak hanya kegiatan interaktif, si kecil juga dapat menambah banyak pengetahuan dari beberapa kegiatan.

Sumber: bookrclass.com

Salah satu aplikasi yang sangat cocok untuk diakses si kecil adalah BOOKR Class. BOOKR Class memiliki koleksi buku-buku yang dikelompokkan sesuai usia. Tidak hanya berisi cerita-cerita yang menarik dan edukatif, beberapa buku juga memiliki kegiatan interaktif yang asyik untuk menemani si kecil belajar!

BOOKR Class sebagai Solusi Jitu untuk Mengajarkan Anak Bahasa Inggris

BOOKR Class adalah aplikasi belajar bahasa Inggris berbasis storytelling yang berasal dari Hungaria. BOOKR Class dirancang untuk keterampilan bahasa, literasi, dan reading comprehension untuk anak-anak usia 4-14 tahun dengan tingkat kesulitan yang bisa disesuaikan. Pelanggan dapat mengakses lebih dari 700 buku animasi yang interaktif, lengkap dengan narasi (voice over) dari native speaker.

Koleksi buku animasi yang dapat diakses juga bervariasi, mulai dari cerita klasik hingga modern, dari tema pendidikan, kehidupan sehari-hari, dan lain-lain. Dalam buku animasi yang interaktif ini juga disediakan 1.400 games edukasi, seperti lagu-lagu, sajak, kuis, permainan memori, dan flashcards.


Baca juga: Mendongeng dan Mengajari Anak Bahasa Inggris Lewat E-Book Animasi Interaktif di BOOKR Class


Buku-buku dari BOOKR Class merupakan buku-buku pilihan terbaik, yang disediakan dalam berbagai tingkatan sesuai dengan usia dan kemampuan anak.

Kabar baik untuk kamu sampai tanggal 30 April 2023 ada promo BOOKR Class di Gramedia.com! Hanya dengan Rp45.000,00 kamu dapat berlangganan BOOKR Class selama sebulan. Sementara, untuk berlangganan selama setahun, kamu hanya perlu membayar sebesar Rp540.000,00.

Pelanggan yang ingin menggunakan BOOKR Class untuk keperluan sekolah juga bisa membeli paket B2B untuk 50 user selama 1 tahun dengan harga Rp15.000.000,00 atau paket untuk 100 user dengan harga yang lebih hemat lagi, yaitu Rp19.000.000,00.

Pembelian BOOKR Class B2B akan mendapatkan benefit ekstra, yaitu dashboard untuk memantau siswa dalam penggunaan aplikasi untuk pembelajaran, teacher’s handbook untuk mengajar, kegiatan dan tes yang dapat dicetak, serta gratis dua bulan berlangganan.

Tunggu apa lagi, Grameds? Yuk, langsung berlangganan BOOKR Class! Dapatkan promo superhemat dengan mengeklik banner berikut ini!⤵️🛒

dampakBerlangganan Sekarang!