Mengenang Alat-Alat Canggih dari Kantong Ajaib Doraemon

5 Alat Canggih Doraemon yang Paling Memorable

Aku ingin begini
Aku ingin begitu
Ingin ini ingin itu banyak sekali

Semua semua semua
Dapat dikabulkan
Dapat dikabulkan dengan kantong ajaib..

Siapa sih yang tidak kenal lirik lagu di atas? Lirik lagu tersebut menjadi jingle ikonik saat serial Doraemon ditayangkan.

Doraemon merupakan tokoh fiksi rekaan Fujiko F. Fujio yang populer di era ’90-an. Konon, tokoh kucing ajaib ini berasal dari abad ke-22 yang dikirim ke abad 21 melalui mesin waktu. Doraemon mengemban misi khusus untuk menemani dan menjaga seorang bocah laki-laki bernama Nobita.

Bak seorang peri, Doraemon selalu sigap menolong Nobita dengan kantong ajaibnya. Yap! Kantong ajaib Doraemon memang dikenal menyimpan alat-alat canggih dari masa depan dengan sejuta fungsi. Mulai dari terbang, merubah wujud, menghilang, hingga berpindah tempat dalam sekejap.

Buat kamu yang kangen dengan masa kecilmu, kami akan mengajakmu bernostalgia dengan mengenang alat-alat canggih dari kantong Doraemon yang paling ikonik di masanya.

Berikut 5 alat ajaib Doraemon yang paling memorable versi Gramedia.com.

1. Konyaku penerjemah

Alat-Doraemon-1-Gramedia-1Sumber: Kotakgame.com

Masih ingat kan dengan alat ini? Konyaku penerjemah adalah alat yang digunakan Doraemon dan kawan-kawan untuk menerjemahkan bahasa. Berbentuk seperti agar-agar, alat ini mampu menerjemahkan segala macam bahasa di dunia.

Biasanya Nobita cs menggunakan alat ini ketika berbicara dengan hewan atau makhluk asing yang mereka jumpai. Ajaib banget ya!

2. Pintu ke mana saja

Alat-Doraemon-6-GramediaSumber: Doraemonhellokitty

Pintu ke mana saja merupakan salah satu alat Doraemon yang paling ikonik. Hanya dengan mengeluarkan alat ini, kita bisa menuju ke tempat mana pun yang dituju.

Alat ajaib ini sangat sering dikeluarkan Doraemon untuk membantu Nobita dan kawan-kawan pergi ke mana saja.

3. Kamera Pengubah Penampilan

Alat-Doraemon-3-Gramedia-1Sumber: Selowae.net

Dengan alat ini kamu tidak perlu repot-repot ganti baju di depan kamera. Konon, alat ini mampu mengubah penampilan seseorang secara instan.

Caranya cukup mudah, hanya dengan memasukkan gambar baju yang diinginkan ke dalam kamera, kemudian arahkan kamera pada orang yang ingin diubah penampilannya.

Voila! Orang itu pun akan tampil layaknya gambar yang diinginkan. Hebat ya!

4. Mesin waktu

Alat-Doraemon-4-GramediaSumber: Yattatachi.com

Nah, kecanggihan alat yang satu ini pasti bikin kita mupeng! Alat ini mampu membawa Nobita dan kawan-kawan bertualang ke masa lalu dan masa depan.

Kebayang nggak sih kalau kita punya alat ini? Hmm, mau pergi ke masa lalu atau masa depan ya?

5. Baling-baling bambu

Alat-Doraemon-7-GramediaSumber: TV Asahi

Dari sekian banyak alat Doraemon, baling-baling bambu adalah alat canggih yang paling memorable. Alat ini sangat sering digunakan oleh Nobita dan kawan-kawan.

Memiliki fungsi sebagai alat transportasi udara, tak mengherankan jika Nobita dan kawan-kawan sering sekali menggunakan baling-baling bambu untuk bepergian.

Saking ikoniknya, baling-baling bambu kerap dijadikan merchandise khas Doraemon yang paling sering diperjual-belikan, lho!


Dari 5 alat ajaib Doraemon di atas, menurut kamu alat canggih dari kantong ajaib Doraemon mana ya yang paling memorable?

Buat kamu yang rindu dengan masa-masa indah di masa kecil, saatnya bernostalgia dengan membaca komik ensiklopedia Doraemon.

Bukan sembarang komik, komik ini adalah special edition dari Elex Media Komputindo yang mengulik lebih dalam seputar alat-alat ajaib Doraemon.

Siapkan dirimu, karena untuk 30 pembeli pertama akan mendapatkan special merchandise dari Doraemon. Kesempatan terbatas ini hanya berlaku pada tanggal 30 Januari – 3 Februari 2019.

Yuk, segera hunting komiknya di Gramedia.com.

PROMO

(PERSONALITY QUIZ) Kamu Lebih Tahu Doraemon atau Nobita?

(PERSONALITY QUIZ) Kamu Lebih Tahu yang Mana, Doraemon atau Nobita?

Aku ingin begini
Aku ingin begitu
Ingin ini, ingin itu banyak sekali

Semua, semua, semua
Dapat dikabulkan
Dapat dikabulkan dengan kantong ajaib

Aku ingin terbang bebas di angkasa
“Hey! Baling-baling Bambu!”

Lalala
Aku sayang sekali…
Doraemon…

Eits, jadi keterusan deh nyanyi lagu Doraemon, hehe.. Kartun legendaris satu ini paling setia ya menemani kita di masa kecil. Di hari Minggu pagi yang cerah, masih teringat duduk manis di depan TV dan menunggu film Doraemon ditayangkan. Yang paling ditunggu-tunggu udah pasti ketika Nobita menangis dan mengadu ke Doraemon, dan Doraemon pun mengeluarkan alat dari dalam kantong ajaibnya 😀

Ayo, tunjuk tangan siapa yang mau bernostalgia dengan Doraemon dan Nobita? Kalau begitu ikutan dulu yuk quiznya di bawah ini. Tapi syaratnya nggak boleh nyontek yaaaa.

Gimana dengan hasil yang kamu dapatkan? Kamu lebih tahu tentang Doraemon atau Nobita?

Nah, kalau pengen lanjut nostalgianya dan mengoleksi berbagai merchandise lucu Doraemon, yuk mampir ke Gramedia.com. Banyak promo dan diskon menarik loh!

Alur Stand By Me Doraemon 2 Gabungan dari Cerita Versi Manga

Alur Stand By Me Doraemon 2, Gabungan dari Cerita Versi Manga

Enam tahun berlalu dari film pertamanya, akhirnya penggemar Doraemon di Indonesia bisa melihat kelanjutan kisah perjalanan cinta Nobita di Stand By Me Doraemon 2 pada Februari 2021 mendatang. Digemparkan dengan poster film yang memperlihatkan Nobita dan Shizuka menggunakan busana pernikahan, apakah benar keduanya jadi menikah?

Doraemon
Sumber: CBI Pictures

Yap, kisah cinta Nobita dan Shizuka semakin terlihat jelas. Film ini akan menceritakan petualangan Doraemon dan Nobita di setiap linimasa dengan bantuan mesin waktu. Diawali dengan Nobita yang meminta Doraemon untuk kembali ke masa lalu, karena rindu dan ingin bertemu dengan neneknya. Hubungan mereka memang sangat dekat, namun neneknya meninggal sejak Nobita kecil. Saat kembali, ia pun mengetahui keinginan nenek, yaitu melihat calon istri Nobita dari masa depan. Nobita pun pergi ke masa depan untuk melihat hari pernikahannya dengan Shizuka. Tapi ternyata, Nobita dewasa malah panik dan kabur karena takut tidak bisa membahagiakan Shizuka. Dan petualangan pun dimulai!

Doraemon
Sumber: CBI Pictures

Di Jepang sendiri, Stand By Me Doraemon 2 sudah tayang sejak November 2020 dalam rangka perayaan 50 tahun komik Doraemon terbit, dan masuk peringkat kedua Box Office dengan keuntungan hingga Rp 52 miliar.

Dikutip dari CNN Indonesia, alur cerita film ini sebagian besar berdasarkan dari film Doraemon: Obāchan no Omoide (Doraemon: A Grandmother’s Recollections) dan Doraemon: Boku no Umareta Hi (Doraemon: The Day When I Was Born) yang tayang di tahun 2000, serta elemen orisinil kisah cinta Shizuka dan Nobita yang hadir sejak film pertamanya.

Film Doraemon: A Grandmother’s Recollections sendiri berdasarkan pada salah satu bab dari komik Doraemon volume keempat. Penggemar Doraemon versi manga pasti akan melihat keunikan alur cerita yang digambarkan di Stand by Me Doraemon 2, yang merupakan gabungan berbagai bab komiknya, sekaligus menjadi sebuah kisah yang berkesinambungan.

Rindu baca aksi seru Doraemon, Nobita, dan kawan-kawan lainnya di komik? Kamu bisa penuhi nostalgiamu kembali, dengan dapatkan berbagai seri Doraemon di Gramedia.com. Coba cek sekarang ya!

Doraemon
Sumber: Gramedia.com

Cerita Spesial Doraemon : Shizuka
Baca sekarang yuk!

Doraemon
Sumber: Gramedia.com

Cerita Spesial Doraemon – Nobita Graffiti
Beli bukunya di sini.

Doraemon
Sumber: Gramedia.com

Doraemon 09 (Terbit Ulang)
Nostalgia masa kecil dengan baca komik ini pasti seru! Beli komiknya di sini.
Dan jangan lupa untuk melengkapi komik Doraemon dengan melihat koleksinya di sini. Selamat bertualang!


(Sumber foto header: Twitter/menteribacot)

Doraemon Vol. 0 Merayakan Setengah Abad Pertemuan Dua Sahabat Sejati

Doraemon Vol. 0 Merayakan Setengah Abad Pertemuan Dua Sahabat Sejati

Kalau punya Doraemon sebagai sahabatmu, apa yang akan kamu lakukan? Keliling dunia bahkan alam semesta? Menimbun kekayaan yang tiada habisnya sampai tujuh turunan? Menguasai dunia? Semua bisa dengan bantuan peralatan dari kantong ajaibnya. Seharusnya! Namun, jangankan menguasai dunia, Nobita yang menjadi sahabat Doraemon, bahkan kerap harus bersusah-payah hanya agar tidak mendapatkan nilai merah dalam ulangannya atau sekadar untuk bangun pagi.

Rasanya saat ini, tidak ada yang tidak kenal Doraemon, robot kucing yang datang dari abad 22 mang serial animasinya menghiasi kegiatan Minggu pagi mayoritas anak seluruh Indonesia, bahkan mungkin sudah hafal tokoh-tokoh dan ceritanya.

Semula Sewashi—cucunya cucu Nobita—yang hidup melarat pada zamannya mengirim Doraemon ke masa lalu, ke masa Nobita, dengan tujuan mengubah masa depan kakek dari kakeknya itu agar lebih baik dan pada akhirnya akan berdampak pada nasibnya sendiri di masanya.

Sewashi meyakini hal itu terjadi apabila Nobita menikahi Shizuka, teman perempuan Nobita yang cantik dan baik hati, yang aslinya juga disukai Nobita. Sebaliknya, hidup Nobita akan memprihatinkan apabila kelak menikahi Jaiko. Jaiko adalah adik perempuan Giant—teman sekelas Nobita yang ditakutinya karena sangat kuat dan suka merundungnya.

Berawal dari ikhtiar Sewashi mengubah nasib ini, kisah persahabatan Doraemon dan Nobita bergulir dan mewarnai kehidupan banyak anak dan remaja di seluruh dunia yang tahun ini memasuki setengah abad sejak komiknya debut pada Januari 1970.

Akan tetapi, mungkin banyak yang tidak tahu bahwa sejatinya ada enam versi kisah pertemuan pertama Doraemon dan Nobita. Meski keenam cerita tersebut sama-sama diawali kemunculan Doraemon dari laci meja belajar Nobita yang menjadi portal dimensi, perkembangan ceritanya kemudian sedikit berbeda satu dengan lain.

Hal ini terjadi karena pengarangnya, Fujiko F Fujio sensei (1933 – 1996), sebenarnya mengerjakan serial Doraemon untuk enam majalah berbeda secara simultan. Di Jepang majalah untuk anak usia sekolah diterbitkan sesuai kelas di sekolah. Ada yang untuk usia anak pra–TK, TK, SD kelas satu, kelas dua, dan seterusnya.

Saking besarnya dedikasi Fujiko sensei dan keinginan beliau untuk memenuhi harapan anak-anak yang ingin terus membaca serial Doraemon meski sudah bertambah usia, setiap bulan beliau menulis enam versi cerita Doraemon untuk diterbitkan dalam enam majalah dengan tingkat kelas berbeda.

Detail penulisan setiap versi pun beliau sesuaikan dengan target pembacanya. Misalnya cerita Doraemon untuk majalah pra–TK ditulis dengan teks yang singkat dan panel gambar yang besar-besar setiap halamannya. Semakin tinggi tingkat kelasnya, semakin banyak teks dan pembagian panel gambar per halamannya.

Saat ini, kamu bisa membaca semua bab pertama kisah pertemuan Doraemon dan Nobita tersebut dalam Doraemon vol. 0 yang sudah dirilis Elex Media Komputindo awal Mei lalu. Selain itu, kamu juga bisa menyimak cikal-bakal bagaimana Fujiko F Fujio sensei bisa mendapat ide untuk menulis Doraemon di saat-saat terakhir menjelang tenggat waktu, juga koleksi foto eksklusif beliau saat mulai mengerjakan Doraemon.

Di Jepang sendiri, komik Doraemon vol. 0 terbit 27 November 2019 lalu dan telah terjual sampai lebih dari 600.000 kopi.

Karena khusus dirilis untuk merayakan lima puluh tahun terbitnya Doraemon, Indonesia termasuk salah satu negara yang beruntung bisa merilis komik ini pada tahun terakhir perayaannya. Namun, karena hal itu pula, Doraemon vol. 0 ini hanya punya masa cetak dan masa edar yang terbatas. Jadi, buat yang suka komik Doraemon dan ingin mengenal Fujiko F Fujio sensei lebih jauh, jangan sampai kelewatan mengoleksinya ya!

Penasaran? Cek di sini untuk koleksi serinya!

doraemonKoleksi dan Baca Sekarang!

Karena kamu sudah membaca artikel, kamu dapat voucher diskon 20% untuk koleksi edisi terbatas dari komik Doraemon ini! Ambil vouchernya sekarang yuk dengan klik gambar di bawah ini.

voucherKlik untuk Dapatkan Vouchernya!


Oleh: Vonny, Editor Komik Elex Media Komputindo

Sumber foto header: Dok. Elex Media Komputindo