Penulis Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat Merilis Buku Terbaru

Penulis Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat Merilis Buku Terbaru, Everything Is F*cked

“Mark Manson terus melanjutkan pertanyaan tentang kebahagiaan dan kesejahteraan manusia dengan cara yang kreatif dan tak terduga.

Hasilnya adalah buku yang sangat mudah dipahami, yang membahas beberapa pertanyaan lebih dalam tentang ke mana arah dunia kita, serta bagaimana menjaga diri kita agar menjadi lebih baik (dengan satu sama lain) sampai kita tiba di sana.”

Kalimat tersebut diungkapkan oleh Scott Barry Kaufman, PhD, Profesor Psikologi di Universitas Columbia dan pembawa acara Podcast Psikologi. Kalimat di atas tertulis di situs pribadi milik Mark Manson, terkait buku terbaru yang akan dirilis olehnya.

Setelah merilis buku The Subtle Art of Not Giving a F*ck (Sebuah Seni untuk Besikap Bodo Amat), kini Mark Manson siap merilis buku berikutnya yang berjudul Everything Is F*cked: A Book about Hope.

Lalu hal menarik apa yang perlu diketahui dari buku terbaru Mark Manson ini? Berikut kami rangkum 5 poin menarik yang terdapat dalam buku ini.

1. Membahas sisi psikologi dan filosofi

Buku ini masih akan membahas kehidupan manusia dari sisi psikologis dan melihat dari berbagai falsafah yang ada. Mark Manson mencoba kembali memandang kebijakan pada filsuf ternama seperti Plato dan Nietzsche.

2. Mengajak pembaca memahami dunia

Mark Manson akan membawa buku ini, dengan memandang sesuatu yang nampaknya baik-baik saja, namun sebenarnya tidak.

Tentang bagaimana pandangan manusia berpijak pada sesuatu yang sebenarnya dalam kondisi yang bobrok dan sulit untuk diubah atau diperbaiki.

3. Pembahasan tentang perasaan tidak nyaman

Berangkat dari pandangan itu juga, Mark Manson mencoba mengajak pembaca menyelami dunia yang selama ini ada namun terkadang orang memilih enggan memahami karena rasa tidak nyaman yang akan dirasakan setelahnya.

4. Pembahasan agama, politik, dan hal lainnya

Pandangan-pandangan di atas, membawa Mark Manson menyelami hal klasik yang ada di sekitar, dan kerap memengaruhi kondisi sosial di sekitar kita. Karena itu dia membedah agama, politik, dan hal-hal lainnya yang menyerupai satu sama lain.

5. Hubungan manusia dengan uang, hiburan, dan hal lainnya

Dari perjalanan pandangan itu, buku ini akan berujung dengan Mark Manson yang mencoba melihat hubungan manusia dengan uang, hiburan, internet dan hal-hal lain yang menurutnya, secara psikologis bisa menelan kita hidup-hidup.


Secara garis besar, buku Everything Is F*cked memuat tentang Mark Manson yang secara terbuka mengajak kita membicarakan tentang keimanan, rasa bahagia, kebebasan, dan juga harapan dari manusia itu sendiri.

Penasaran ingin membaca buku ini? Buku yang disebut lebih dewasa dengan pembahasan lebih dalam ini baru akan rilis secara resmi pada 14 Mei 2019 mendatang.

Jadi bagi kamu yang sudah tidak sabar, harus menunggu dulu ya, sampai bukunya bisa dipesan di Gramedia.com. Siap-siap ya!


Sumber foto header: Timeout.com

Buku Terbaru Penulis Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

(Sinopsis Buku) Segala-galanya Ambyar karya Mark Manson

Masih dalam atmosfer awal tahun, beberapa dari kita masih memilah-milah resolusi atau harapan yang akan dilakukan sepanjang tahun. Harapan-harapan itu berisi beberapa hal-hal kecil yang mudah digapai serta satu atau dua hal yang sukar tapi dapat dilakukan.

Namun, bagaimana jika harapan itu lenyap? Peristiwa-peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini membuat kita dihadapkan pada menciutnya harapan. Kita hanya bisa menjalani apa yang di depan mata dengan penuh kepasrahan. Pikiran-pikiran pesimistis seperti ini sebetulnya bisa dihilangkan.

Sebuah buku tentang harapan. Begitu slogan buku terbaru Mark Manson berjudul Everything Is F*cked yang terbit pertama kali pada 2019 lalu. Buku tersebut kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan judul Segala-galanya Ambyar.

Pada 2016, Mark Manson menerbitkan The Subtle Art of Not Giving A F*ck yang kemudian diterjemahkan dengan judul Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat pada 2018. Buku itu berisi penjabaran tentang kebahagiaan yang dapat diraih dengan bersikap bodo amat.


Baca juga: Penulis Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat Merilis Buku Terbaru, Everything Is F*cked


Berbeda dengan buku sebelumnya, Segala-galanya Ambyar menjabarkan asumsi-asumsi manusia tentang apa yang membuat hidup layak dijalani. Mark memulainya dengan pentingnya punya nilai-nilai dalam hidup.

Selanjutnya, Mark juga memberikan konsep tiga pilar sebuah harapan untuk mengembangkan dan tetap mempertahankannya. Pertama, kontrol diri yang bikin kita dapat mengendalikan hidup kita sendiri.

Kedua, percaya pada suatu nilai yang dapat diperjuangkan. Ketiga, jadi bagian dari komunitas yang juga menghargai apa yang kita hargai.

Pengarang Hooked Hir Eyal menilai Mark Manson telah berhasil menjelaskan tentang dunia yang gila dengan penerapan ilmu-ilmu yang kuat, filsafat moral, dan kata-kata inteligen yang menggelikan.

Sinopsis Buku Segala-galanya Ambyar karya Mark Manson

Buku
Segala-galanya Ambyar karya Mark Manson

Apakah kamu merasa kecewa dengan hidupmu? Apakah kamu merasa cemas secara terus-menerus? Apakah kamu merasa bahwa dunia di sekelilingmu buruk dan jahat?  Ya, dunia ini memang kacau, dunia ini memang ambyar, tapi itu karena Anda tidak sadar bahwa harapan Anda terlalu disilaukan oleh keinginan-keinginan Anda sendiri yang tidak masuk akal.

Jadi, lepaskanlah harapan-harapan itu, jika Anda ingin waras! #AmbyarkanHarapan untuk hidup yang lebih tenang.

Dapatkan buku Segala-galanya Ambyar karya Mark Manson di Gramedia.com!


Baca juga: (REVIEW BUKU) Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat, Karya Mark Manson

5 Hal Penting dari Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

5 Hal yang Bisa Kamu Pelajari dari Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Buku karya Mark Manson ini memiliki judul yang lumayan panjang, yaitu Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat. Tak cuma judul, tapi dalam versi terjemahan bahasa Indonesia-nya, buku ini juga memiliki tagline tambahan, yaitu “pendekatan yang waras demi menjalani hidup yang baik.”

Dari judul dan tagline-nya saja, kita tentu bisa menebak bahwa buku dengan judul asli The Subtle Art of Not Giving A F-ck ini berisikan hal-hal yang perlu pembaca tahu agar bisa menjalani hidup yang bahagia.

Situs psychologytoday.com mencoba meringkas hal-hal penting yang bisa diambil dari buku self improvement ini. Tentunya, dari hal-hal ini juga, kamu akan lebih paham tentang konsep “bodo amat” yang dimaksud oleh sang penulis. Berikut lima hal penting yang bisa kamu pelajari dari buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat.

5 Hal yang Bisa Kamu Pelajari dari Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

1. Kita Berhak untuk Bahagia

WATTPAD

Bahagia di sini tentunya secara lahir batin. Seseorang bisa saja terlihat punya gaya hidup yang glamor, namun dalam hatinya terasa hampa.

Seperti itu juga yang dialami Manson. Hingga akhirnya dia mencari makna hidup yang baik-baik saja. Baginya, hidup yang baik dan bahagia bisa dirasakan jika seseorang bisa bodo amat pada hal-hal yang memang sepantasnya diabaikan.

Kini tinggal kamu yang memilih, ingin bahagia sepenuhnya atau tidak. Karena mungkin saja kebahagiaan kamu terasa tidak lengkap karena terlalu fokus pada hal-hal yang sebenarnya tidak penting bagi hidup.

2. Terlalu Fokus pada Hal-hal yang Seharusnya Bisa Diabaikan

WATTPAD

Saat kita terlalu peduli pada hal-hal ini, kita menghabiskan banyak waktu untuk lari dari masalah kita daripada berdamai dengan masalah itu sendiri,” ujar Manson.

Hal-hal yang dimaksud Manson itu berjumlah delapan poin, yaitu membuat orang kagum, selalu benar, menjadi sukses, menyenangkan serta sopan, senang, selalu merasa baik-baik saja, menjadi sempurna, dan semua aman juga pasti.

Menurut Manson, kunci hidup tenang tak perlu memikirkan semua poin-poin tersebut. Fokus pada hal yang benar-benar kalian pedulikan. Karena kita tidak mungkin baik-baik saja atau bahagia selalu sepanjang waktu.


Baca juga: 10 Buku Self Improvement Best Seller Tahun 2021


3. Cari Tahu Apa yang Sebenarnya Layak Dipedulikan dan Diinginkan

WATTPAD

Benarkah kamu memaknai sesuatu dengan segenap hati? Para orangtua selalu mengatakan anak mereka adalah segalanya. Tapi tak jarang juga, ibu-ibu menomorduakan menjemput anak sekolah, demi diskon brand kesayangan di mall.

Apa pilihan yang kamu buat? Apa yang perlu kamu abaikan, yang seharusnya tidak kamu lakukan? Dalam bukunya, Manson akan mengajakmu agar bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Kamu selalu memilih apa yang lebih berharga, dari waktu ke waktu. Menurut Manson, begitulah perubahan terjadi.  Perlahan-lahan, dari waktu ke waktu, dengan setiap pilihan yang kamu buat akan berubah sesuai prioritas.

4. Fokus pada Hal yang Lebih Penting

WATTPAD

Misalkan saja, sebagai orangtua kamu pada akhirnya akan menyadari tentang diskon yang seharusnya bisa diabaikan.

Langkah selanjutnya adalah membentuk kesadaran dengan pertanyaan “seandainya”. “Seandainya saya tidak peduli dengan diskon di mall, apa yang akan terjadi selanjutnya?“.

Buat beberapa kalimat “seandainya” yang lain, yang masih berhubungan dengan hidupmu, dan bayangkan kira-kira apa yang akan terjadi dengan hidupmu.


Baca juga: (REVIEW BUKU) Filosofi Teras: Filsafat Kuno, Panduan Hidup Zaman Now


5. Semua akan Baik-Baik Saja dengan Bersikap Bodo Amat

WATTPAD

Pada akhirnya, kalian akan memahami bahwa semua yang tadinya penting itu ternyata tidak begitu berpengaruh pada hidup kalian. Pelan-pelan akan muncul hal-hal di luar kebiasaan, yang bisa membuat kalian lebih hidup, yang selaras dengan nilai-nilai yang membuat hidup lebih tenang.

Nilai-nilai itu yang nantinya akan tumbuh bersama kalian dan membuat kalian bisa memaknai kebahagiaan lewat sikap bodo amat.


Menarik bukan? Berniat membaca dan membeli bukunya? Langsung pesan ya di Gramedia.com atau langsung klik gambar di bawah ini!

bukuPesan Bukunya di Sini!

Ingin mempunyai buku dengan sampul lebih kuat? Nah, untuk kamu yang ingin memiliki buku ini dengan sampul hard cover, kamu bisa pesan di sini, ya.

Untuk kamu yang ingin membaca buku ini di mana pun tanpa takut ribet membawa buku besar-besar dan memenuhi tas, kini sudah tersedia dalam edisi handy book, lho!

Dengan sampul yang lebih ringan, bentuk lebih dinamis dan enak digenggam, tentunya memudahkan kamu untuk membawa buku ini ke mana pun, untuk dibaca di mana pun kamu mau. Yuk, pesan sekarang selagi ada promo spesial!

bukuPesan Bukunya di Sini!


Baca juga: (REVIEW BUKU) Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat, Karya Mark Manson


Jangan lupa untuk ikuti promo-promo menarik lainnya di Gramedia.com. Dari berbagai diskon hingga penawaran spesial, klik gambar di bawah ini untuk cek promonya!

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Header image source: Harian Nasional
Source text: Psychologytoday.com