Lima Kuliner Khas Bandung yang Wajib Kamu Coba

Lima Kuliner Khas Bandung yang Wajib Kamu Coba

“Dan Bandung, bagiku, bukan cuma masalah geografis. Lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi.”

Tentunya kamu sudah familiar dengan kata-kata Pidi Baiq yang dikutip dari novelnya, Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990, kan? Nyatanya, Bandung bukan cuma bikin rindu karena kenangan-kenangan manis seperti yang terjadi antara Dilan dan Milea, tetapi banyak pula makanan dengan rasa lezat yang bikin kamu kangen terus dengan suasana di sana.

Kuliner Bandung tak cuma terkenal akan Wedang Ronde Alkateri, atau Bola Ubi Gardujati-nya. Bukan juga sekadar brownies kukus dan panggang dari Amanda dan Prima Rasa. Di pinggir jalan Bandung, kamu bisa menemukan rumah makan atau restoran tenda yang selalu ramai pengunjung. Sebab, tak hanya mereka menghidangkan makanan dengan rasa yang lezat dengan harga yang terjangkau, tetapi kamu juga tidak akan bisa menikmati hidangan yang sama dengan suasana serupa di Bandung.

Bakso Arief

Tempat makan yang terletak di Jalan Wira Angun Angun No. 20 ini terkenal akan bakso goreng kejunya yang gurih dan renyah. Buka setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 09.00-17.00, orang-orang sudah ramai berburu bakso keju sejak pagi untuk menghindari kehabisan di sore hari.

Bakso Arief memang menjadi legendaris karena bakso kejunya. Namun, terdapat pula menu-menu lainnya juga tak kalah enak. Bakso Arief juga menjual mie yamin dan mie bakso kuah dengan berbagai jenis bakso, yaitu bakso urat, bakso rica, bakso keju, dan bakso jamur.

Bebek Sambal Mangga Cak Khohar

Sekilas, bebek sambal mangga yang terletak di pinggir Jalan Dipatiukur ini tak terlihat lebih istimewa dari warung-warung makan tenda di sekitarnya. Namun, warung makan yang buka setiap hari dari pukul 17.00-23.15 ini selalu dipenuhi pengunjung saat jam makan malam, baik oleh pengunjung yang hendak makan di tempat maupun yang memesan untuk dibawa pulang.

Seperti namanya, Bebek Sambal Mangga ini terkenal tak hanya karena bebek gorengnya yang empuk dan gurih, tetapi juga sambal mangganya yang khas—dengan rasa pedas dan asam, perpaduan antara mangga segar dan rawit.

Kobe Japanese Food

Restoran ini menyajikan berbagai masakan Jepang dan terkenal akan steam boat dan teriyaki-nya. Terletak di Jalan Cibadak, Kobe Tepanyaki juga jadi pilihan utama bagi kamu yang ingin mencari makanan halal di antara restoran-restoran lain di Cibadak yang kebanyakan menyajikan pork dan lard.

Dengan harga yang terjangkau, kamu sudah bisa memesan steam boat yang berisi berbagai macam sayuran dan seafood serta ayam yang bisa kamu nikmati berdua atau bertiga. Jangan lupa juga untuk memesan menu udang tempura dan bayam gorengnya yang legendaris!

Roti Gempol

Jika kamu suka duduk-duduk di kafe untuk mencicipi roti bakar sembari minum kopi susu hangat, kamu pasti akan suka dengan Roti Gempol. Terletak di Jalan Gempol, roti yang disajikan di sini spesial karena adonannya yang dibuat sendiri oleh pemilik restoran, dengan resep yang diwariskan turun-temurun.

Di sini, kamu bisa memilih antara roti manis dengan selai pilihan coklat, susu, kacang, dan selai; atau roti asin dengan pilihan isian keju, telur, dan daging. Jika kamu ingin membeli rotinya saja, roti tawar Gempol juga dijual bungkusan dan bisa kamu beli untuk dibawa pulang. Selain roti, kamu juga perlu mencoba susu murninya yang benar-benar murni dan penuh dengan lemak mentega!

Malah Dicubo

Butuh rekomendasi masakan padang dengan rasa yang autentik di Bandung? Kamu bisa datang ke Malah Dicubo, rumah makan padang yang terletak tak jauh dari Stasiun Bandung, yaitu di Jalan Stasiun Hall Selatan No. 27. Kamu bisa mampir ke sini sesampainya kamu di Bandung, atau sebelum kamu berangkat pulang ke rumah naik kereta.

Rumah makan ini terkenal akan menu daging cincang, dendeng hijau, dan rendangnya. Ada pula menu soto padang yang diisi dengan paru yang terasa renyah. Jangan lupa pula untuk mencoba teh telurnya setelah kamu makan. Teksturnya begitu creamy dan tentunya tak terasa amis!


Mau eksplor lebih banyak pilihan kuliner Bandung? Kamu bisa beli buku Bandung Culinary dan Nongkrong Recommended di Gramedia.com.


Sumber foto header: klik di sini.

Inovasi Perpustakaan Universitas ‘Aisyiyah Bandung Melalui E-Perpus

Inovasi Perpustakaan Universitas 'Aisyiyah Bandung Melalui E-Perpus

Sejak pandemi melanda, kita perlu membiasakan diri dengan digitalisasi yang semakin berkembang. Segala aktivitas dialihkan ke platform digital, mulai dari pembelajaran, komunikasi, hingga pekerjaan. Kita perlu memutar otak untuk mencari cara untuk tetap bisa bertahan di tengah arus digitalisasi.

Sylvia Elyani Nur Falah, Kepala UPT Perpustakaan di Universitas ‘Aisyiyah Bandung, berbagi caranya sendiri dalam melakukan pelayanan di perpustakaan dengan berinovasi lewat E-Perpus bersama Gramedia. Ia memutuskan untuk menggunakan E-Perpus karena banyak sekali keuntungan dari penggunaan buku digital. Selama ini, perpustakaan perlu mengeluarkan dana untuk melakukan perbaikan dan penyampulan buku, namun dengan adanya buku digital, tentu hal tersebut tidak diperlukan lagi.

perpustakaan
Suasana Perpustakaan Universitas ‘Aisyiyah Bandung (Dok. Universitas ‘Aisyiyah Bandung)

Sylvia menambahkan bahwa keuntungan lain dari penggunaan buku digital adalah mahasiswa tidak perlu membayar denda jika terlambat mengembalikan buku. Hal ini disebabkan karena sistem di E-Perpus membuat buku pinjaman akan kembali secara otomatis, sesuai dengan berakhirnya waktu peminjaman yang dapat diatur oleh pustakawan.

Fitur pada E-Perpus juga memungkinkan pustakawan untuk mengatur segala akses peminjaman buku dengan mudah melalui satu aplikasi. Dengan begitu, pustakawan tak perlu lagi khawatir mengurusi administrasi peminjaman buku yang menyita waktu, karena semuanya dapat diatur lebih mudah kapan pun dan di mana pun melalui fitur pada aplikasi E-Perpus. Masalah umum pada perpustakaan mengenai keterlambatan pengembalian buku pun akan teratasi dengan E-Perpus.

perpustakaan
Perpustakaan Universitas ‘Aisyiyah Bandung (Dok. Universitas ‘Aisyiyah Bandung)

Perpustakaan Universitas ‘Aisyiyah Bandung telah menggunakan E-Perpus sejak tahun 2020. Menurut Sylvia, adanya E-Perpus bukan berarti mereka mengganti peran perpustakaan konvensional, tetapi melengkapinya. Ia sendiri sudah cukup puas dengan tampilan dan kualitas aplikasi E-Perpus. Ia menambahkan bahwa aplikasi ini mudah digunakan oleh pemustaka serta memudahkan pustakawan untuk melakukan pengkatalogisasian konten.

Sylvia juga mengapresiasi E-Perpus yang menjaga hak cipta para penulis dan penerbit. Hal ini dibuktikan dengan adanya tampilan blank atau hitam jika pemustaka mencoba untuk menangkap layar atau screenshot isi buku yang mereka pinjam melalui E-Perpus. Ia sangat merekomendasikan aplikasi E-Perpus karena praktis dan menghindari kerusakan buku.

Aplikasi E-Perpus juga terlibat dalam program literasi yang diadakan oleh Universitas ‘Aisyiyah Bandung. Pihak universitas mengadakan Pendidikan Pemustaka atau User Education yang dibagi menjadi dua bagian, yakni pengenalan fasilitas perpustakaan dan literasi digital. Melalui program tersebut, mereka kerap mengajak para mahasiswa untuk menggunakan E-Perpus melalui sosialisasi di berbagai platform media sosial. Sylvia menyatakan bahwa dampak aplikasi E-Perpus sendiri sangat terasa dengan meningkatkannya efektivitas dan minat baca para mahasiswa.

E-Perpus Gramedia telah bekerjasama dengan ratusan klien dari berbagai instansi, mulai dari kementerian, perusahaan swasta, sekolah, universitas, hingga organisasi non profit lainnya. E-Perpus Gramedia memberikan jasa dalam pembuatan aplikasi perpustakaan digital, yang mampu menaruh lebih dari puluhan ribu koleksi buku, majalah, maupun koran digital, dari ratusan penerbit ternama.

Dengan perpustakaan digital, pemeliharaan dan kontrol koleksi perpustakaan jadi lebih mudah. E-Perpus Gramedia memiliki fitur Admin Dashboard yang memudahkan pustakawan dalam membuat laporan, mengelola, dan menganalisis pengguna serta konten di dalamnya.

Lewat Admin Dashboard, pustakawan bisa mengatur pengguna atau anggota perpustakaan dengan lebih mudah, dapat memantau aktivitas pengguna, mengatur konten dan peminjaman, hingga mengatur pembelian konten, yang semuanya bisa diakses secara 24 jam di mana saja, hanya melalui smartphone atau tablet. Dengan perpustakaan digital dari E-Perpus Gramedia, Anda bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung dari mana pun, di luar pengunjung yang datang langsung ke tempat perpustakaan.

Selain Smart Library yang bisa dimiliki dengan cepat dan mudah, Anda juga bisa memilih ePerpus Premium untuk miliki perpustakaan eksklusif tersendiri pada instansi Anda. Aplikasi akan dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan instansi dan bisa meng-upload e-books internal dalam perpustakaan digital.

Mulai dari Rp5.220.000, Anda sudah bisa mendapatkan perpustakaan digital sendiri, dan aplikasi tersedia di Google Play Store maupun App Store. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan perpustakaan digital oleh E-Perpus Gramedia, Anda bisa mengakses pada eperpus.com dan klik Kontak Sales di pojok kanan atas.


Sumber foto header: Dok. Universitas ‘Aisyiyah Bandung

Penulis: Almanda Jazroh Hardiyanti