Kenali Literatur Asia Timur Melalui Buku-Buku Ini

Kenali Literatur Asia Timur Melalui Buku-Buku Ini

Saat ini ada begitu banyak penulis Asia, lebih tepatnya Asia Timur, yang kian melanglang buana dengan karyanya yang luar biasa. Menjelajahi kisah mereka melalui literaturnya tentu sangat menyenangkan dan menambah wawasan. Hal ini bisa menjadi kegiatan positif untuk mengisi keseharian di antara aktivitasmu.

Spesial untuk kamu, Admin akan rekomendasikan beragam bacaan novel fiksi terbaik yang bisa buat kamu penasaran dari penulis Asia Timur. Ayo kita jelajahi buku mana saja yang wajib kamu ikuti!

Rekomendasi Buku Literatur Asia Timur

1. Cries in The Drizzle – Yu Hua, China

Buku ini kisahkan seorang anak kecil bernama Sun Guanglin. Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara yang selalu diabaikan oleh orang tua dan kedua saudara lelakinya. Pada umur enam tahun, Guanglin dititipkan ke keluarga yang lebih mapan. Hingga enam tahun kemudian Guanglin akhirnya pulang ke rumahnya.

BukuBeli Bukunya Disini!

Pada malam kepulangannya, rumah mereka terbakar habis dan lagi-lagi Guanglin dijadikan kambing hitam sebagai anak pembawa sial. Namun, statusnya sebagai orang terbuang di rumah dan desanya, justru memberinya posisi sebagai pengamat dinamika sosial masyarakat China dibawah kepemimpinan ketua Mao.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Cries in The Drizzle

2. Pasukan Buzzer – Chang Kang-Myoung, Korea Selatan

Buku ini tentang Tim Aleph yang memiliki keahlian dalam dunia internet hingga apapun yang mereka buat bisa dipercaya 100% oleh netizen. Sayangnya, hal-hal yang dibuat itu adalah propaganda dan hanya manipulasi opini publik. Ini adalah buku dari Chang Kang-Myoung yang membuatnya berhasil mendapatkan Penghargaan Penulis Today di tahun 2016.

BukuBeli Bukunya Disini!

Tim Aleph merupakan perusahaan pemasaran online yang menawarkan jasa mempromosikan produk atau perusahaan. Beranggotakan Sam-goong yang ahli menyusun strategi, Chatatkat yang pintar merangkai kalimat, dan 01810 yang jago komputer. Mereka sangat lihai memanipulasi orang-orang melalui internet dengan ‘settingan’ yang mereka buat.

Suatu hari, Tim Aleph menerima permintaan pekerjaan yang aneh. Jika mereka bisa menghancurkan situs bernama Kafe Jumda dalam waktu satu bulan, mereka akan diberi 90 juta won. Tim Aleph pun mulai beraksi, tapi mereka tidak menyadari bahwa mereka mungkin saja terlibat permainan politik berbahaya dan organisasi rahasia yang tidak segan-segan menghilangkan siapa saja yang dianggap bisa merugikan.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Pasukan Buzzer


Baca juga: Novel Korea Terjemahan Ini Nggak Kalah Seru sama Drakor, Lho!


3. Funiculi Funicula – Toshikazu Kawaguchi, Jepang

Buku ini berisi empat bagian cerita pendek dari kisah pengunjung kafe kecil tua di gang kota Tokyo yang ingin melakukan time travel. Dari seorang wanita muda, seorang perawat, seorang kakak, hingga seorang ibu yang ingin memperbaiki semua kesalahan dan penyesalan yang terjadi di masa lalunya.

Kafe ini memiliki satu tempat yang mampu membawa mereka ke masa lalu. Tapi sang pelayan yang bernama Kazu selalu mengingatkan bahwa saat menjelajahi waktu, tidak ada yang bisa benar-benar berubah jika garis takdir sudah berjalan dengan sendirinya.

bukuBeli Bukunya Disini!

Melakukan time travel di kafe ini pun tak semudah itu, karena mereka harus selalu duduk di tempat yang sudah ditentukan, harus menghabiskan kopinya sebelum menjadi dingin, serta sederet aturan lainnya yang jika tidak diikuti, akan terjebak selamanya dan tak bisa kembali.

Novel yang berasal dari sebuah pementasan drama ini memiliki pesan mendalam tentang arti hidup setelah kehilangan. Masa lalu tidak bisa diubah, tapi kita bisa berusaha memiliki masa depan yang baik saat kita selalu berusaha menjalani hidup dengan baik.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Funiculi Funicula


Baca juga: Funiculi Funicula: Tawarkan Perjalanan Ke Masa Lalu dengan Kopi Hangat


4. Fish in The Water – Lee Chanhyuk, Korea Selatan

fish
Beli Bukunya Disini!

Personel dari grup AKMU atau Akdong Musician ini menulis tentang seni dan nilai-nilai kehidupan dari perspektifnya sendiri. Novel ini juga berhubungan dengan album AKMU yang berjudul “SAILING”. Buku ini pun langsung diserbu penggemar K-Pop.

Perspektif yang ia tuliskan itu dibuat dalam kerangka cerita fiksi melalui dua tokoh. Ada Seon yang seorang seniman dan Hae-ya sebagai ‘muse’-nya. Buku ini kisahkan tentang seni dan seniman, musik, kebebasan dan prinsip, serta kisah cinta Hae-ya dan Seon walau dengan sifat yang berlawanan.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Fish in The Water

5. Salvation of a Saint – Keigo Higashino, Jepang

Keigo Higashino dikenal dengan karyanya yang penuh misteri dan penuh plot twist. Novelnya begitu dipuja hingga mancanegara dan sudah memenangkan berbagai macam penghargaan. Bukunya yang satu ini dimulai dengan misteri ditemukannya seorang pria yang tewas di rumahnya akibat kopi beracun. Istrinya yang memiliki motif dijadikan sebagai tersangka, setelah ia dicampakkan oleh sang suami. Tapi sebenarnya, sang istri tidak ada di tempat saat kejadian.

salvation
Beli Bukunya Disini!

Detektif Kusanagi dan Detektif Utsumi Kaoru yang menyelidiki kasus memiliki opini bertentangan soal siapa pelakunya. Namun, Utsumi merasa Kusanagi terlalu berempati terhadap istri korban dan itu membuat penilaiannya kabur. Utsumi meminta Profesor Manabu Yukawa untuk membantu kepolisian sekaligus meluruskan logika Kusanagi. Lalu, siapakah dalang dibalik kopi beracun itu?

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Salvation of a Saint


Baca juga: Rekomendasi Novel Jepang Terjemahan yang Seru Abis!


6. Second Sister – Chan Ho-Kei, Hong Kong

Novel ini mengawali cerita dengan Siu-Man yang melompat dari jendela di lantai 20 dan tewas seketika. Nga-Yee, kakak perempuan yang selama ini membesarkannya, menolak percaya bahwa adiknya bunuh diri. Nga-Yee meminta bantuan seorang peretas yang hanya dikenal sebagai N untuk menyelidiki kasus kematian adiknya.

Buku
Beli Bukunya Disini!

Penyelidikan amatir mereka berlanjut seperti permainan kucing dan tikus ke seluruh penjuru kota Hong Kong serta dunia digital bawah tanah, terutama di platform-platform gosip daring, tempat seseorang menjatuhkan nama baik Siu-Man tanpa ampun.

Berawal dari kasus pelecehan seksual di transportasi umum, lalu berlanjut menjadi kasus perundungan di dunia daring, ternyata membuat Siu-Man menyerah. Di era sekarang, dengan percakapan daring dan luring yang terus berlangsung, terkadang manusia melupakan bahwa yang mereka libatkan adalah manusia yang nyata, bukan maya.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Second Sister

7. Surat Kematian – Zhou Haohui, China

Buku
Beli Bukunya Disini!

Novel ini menekankan tentang hukum yang lemah. Mengisahkan tentang kasus pembunuhan ganda yang belum juga terpecahkan, namun sudah berhasil menghantui Sersan Zheng Haoming selama hampir 20 tahun lamanya.

Keadilan ternyata benar-benar ditawarkan, pembunuh yang sudah lama bersembunyi setelah sekian lama akhirnya muncul kembali dengan memancing polisi menggunakan surat-surat kematian.

Surat kematian ini berisi nama korban, berikut dengan tanggal eksekusinya, hingga membuat tim kepolisian tertarik untuk menangkap seorang pembunuh yang sudah berhasil menghidari hukumannya selama ini.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Surat Kematian

8. 1Q84 – Haruki Murakami, Jepang

 1Q84 Jilid 1

bukuBeli Bukunya Disini!

    1Q84 Jilid 2

bukuBeli Bukunya Disini!

1Q84 Jilid 3

bukuBeli Bukunya Disini!

Haruki Murakami dalam buku 1Q84 jilid 1, 1Q84 jilid 2, dan 1Q84 Jilid 3 mengambil sudut pandang orang ketiga, di mana dua tokoh utamanya bernama Tengo dan Aomame.

Cerita Tengo dan Aomame dimasukkan berseling-selingan. Misalnya, bab 1 bercerita tentang Tengo, bab 2 tentang Aomame, bab 3 Tengo lagi, dan terus bergantian sampai bab akhir. Di awal-awal bab, Tengo dan Aomame punya kisah masing-masing yang terlihat tidak berkaitan. Selanjutnya pembaca seperti sengaja dibuat menebak-nebak apa kaitan dari kedua tokoh sentral ini.

Sekarang tahun 1Q84. Ini adalah dunia sejati, tak ada keraguan akan hal itu. Tapi di dunia ini, ada dua bulan menggantung di langit. Di dunia ini, takdir dua manusia, Tengo dan Aomame berkelindan erat.  Masing-masing dengan caranya sendiri terlibat dalam sesuatu yang mengundang bahaya.  Dan di dunia ini, tampaknya tak ada cara untuk menyelamatkan keduanya. Sesuatu yang dahsyatnya sedang bergerak.

9. The Borrowed 13.67 – Chan Ho-Kei, Hong Kong

Buku ini terbagi atas enam bagian yang diceritakan menggunakan alur mundur, berisi kasus penting dalam karier Kwan. Mengambil latar Hongkong di rentan waktu 1967 hingga 2013, karya Chan Ho Kei yang satu ini super seru dan siap membuatmu terpukau dengan plot twist yang bertebaran dalam tiap kisahnya.

bukuBeli Bukunya Disini!

Momen sejarah yang diceritakan mulai dari Pemberontakan Kelompok Kiri Hong Kong tahun 1967, teror bom mengancam penduduk Hong Kong, konflik antara Polisi Hong Kong dan Komisi Independen Anti Korupsi Hong Kong tahun 1977, Pembantaian Tiananmen tahun 1989, Serah-Terima Kekuasaan tahun 1997, serta Hong Kong pada tahun 2013 saat Kwan diminta menyelesaikan kasus terakhirnya ketika dia sedang terbaring koma di rumah sakit.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> The Borrowed (13.67)

10. Kitchen – Yoshimoto Banana, Jepang

Tenang dan hangat jadi sedikit gambaran dari cerita kehidupan yang dialami oleh Mikage. Kehangatannya juga telah mengetuk hati RM BTS, di mana ia mengatakan tengah membaca buku ini pada suatu wawancara. Tulisan Yoshimoto yang ditulis secara detail mengenai perpisahan, kematian, dan juga penerimaan ini, akan membuatmu hanyut ke dalam ceritanya yang benar-benar menyentuh hati.

BukuBeli Bukunya Disini!

Semua tokoh dalam kumpulan novel ini mengalami pergulatan batin setelah ditinggalkan oleh orang yang mereka cintai, mereka menghadapi keseharian, kemudian menyadari dalam kesepian bahwa dunia ini penuh dengan keseimbangan unik di tengah kematian dan kehidupan.  


Baca juga: Novela dari Penulis Jepang Favorit BTS Terbit di Indonesia


Itu dia novel-novel seru dari Asia Timur yang wajib kamu ikuti kisah menariknya. Yuk, langsung dapatkan bukunya hanya di Gramedia.com dan baca sekarang juga!

Ayo, intip juga promo diskon yang sedang berlangsung pada gambar di bawah ini ya. Sayang kalau sampai terlewatkan, loh!

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!

Belanja di Gramedia.com sekarang bisa dikirim dan diambil dari beberapa toko Gramedia dekat rumahmu, lho. Belanja jadi makin asyik, tanpa ribet, hemat ongkir, dan cepat sampai rumah!

warehouse


Sumber foto header: freepik.com

Festival Ruang Tengah Ajak Pencinta Buku untuk Rayakan Literasi Asia

Festival Ruang Tengah Ajak Pencinta Buku untuk Rayakan Literasi Asia

Setelah pandemi menyerang dan membuat acara tahun lalu harus dilakukan secara online, kini Festival Ruang Tengah hadir dengan konsep hybrid, di mana akan dilaksanakan secara online melalui Zoom Cloud Meeting maupun offline di tiga Gramedia Store. Festival yang hadir untuk merayakan buku terbitan Gramedia Pustaka Utama ini, akan berlangsung selama sembilan hari, dari tanggal 23 – 31 Juli 2022.

Sama seperti tahun sebelumnya, kini Ruang Tengah menghadirkan puluhan tokoh berpengaruh di bidang literatur Asia, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Gramedia Pustaka Utama (GPU) memfasilitasi pembaca, penulis, dan penerbit, untuk berkumpul dan bercengkrama lewat festival literasi ini.

Tahun ini, Ruang Tengah mengusung tema #MembacaAsia sebagai perayaan atas berkembangnya dunia literasi Asia yang semakin memiliki tempat di hati pembaca, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

Ruang Tengah tak hanya menghadirkan berbagai penulis kenamaan dari Asia, tapi juga dengan komunitas literasi dan tokoh ahli yang akan mengajak kamu berdiskusi mengenai berbagai topik terkait literatur Asia, membedah tentang buku, hingga menonton adaptasi film dari buku-buku Asia. Tak ketinggalan, Festival Ruang Tengah juga menjadi tempat gathering para book lovers untuk saling berbagi cinta terhadap literasi.

Yang lebih spesial lagi dari rangkaian Festival Ruang Tengah adalah diisi dengan peringatan 100 Tahun Chairil Anwar. Kegiatan 100 Membaca Chairil akan dilaksanakan secara langsung di tiga Gramedia Store, yaitu Gramedia Sudirman, Yogyakarta, Gramedia Galeria, Bali, dan Gramedia Matraman, Jakarta. Peringatan ini akan diisi dengan kegiatan konser musik, diskusi, dan membaca puisi-puisi Chairil Anwar bersama para penulis, public figure, dan pembaca.

Lalu, siapa saja penulis yang hadir dalam Festival Ruang Tengah?

Penulis yang Hadir pada Festival Ruang Tengah

1. Fumio Sasaki – Jepang

Penulis, editor, dan praktisi hidup minimalis dari Jepang. Ia adalah penulis buku Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang dan Hello, Habits: Panduan Sosok Minimalis untuk Kehidupan yang Lebih Baik.

ruangBeli Bukunya di Sini!

2. Kang Maman – Indonesia

Seorang jurnalis dan pengamat media sosial yang cinta pada dunia literasi dan telah melahirkan puluhan buku terbaik dari berbagai penerbit. Karyanya yang terkenal adalah Re: Dan Perempuan, serta buku kumpulan puisinya yang berjudul Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi.

ruangBeli Bukunya di Sini!

3. Kevindra Soemantri – Indonesia

Seorang penulis makanan dan pengamat restoran yang tulisannya sudah muncul di berbagai media nasional maupun internasional. Buku terbarunya berjudul Jakarta: A Dining History membahas tentang beragam restoran di Jakarta dalam berbagai era.

ruangBeli Bukunya di Sini!

4. Ichiro Kishimi – Jepang

Seorang filsuf yang juga penulis buku pengembangan diri best seller berjudul Berani Tidak Disukai dan Berani Bahagia.

ruangBeli Bukunya di Sini!

5. Fumitake Koga – Jepang

Penulis profesional yang banyak merilis karya non fiksi terlaris dan menjadi partner Ichiro Kishimi dalam menulis buku Berani Tidak Disukai dan Berani Bahagia.

ruangBeli Bukunya di Sini!

6. Desi Anwar – Indonesia

Seorang jurnalis dan news anchor terkemuka di berbagai stasiun televisi berita. Ia juga menulis berbagai buku self improvement baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, seperti buku Going Offline: Menemukan Jati Diri di Dunia Penuh Distraksi dan Apa yang Kita Pikirkan Ketika Kita Sendirian.

ruangBeli Bukunya di Sini!

7. Chan Ho-Kei – Hong Kong

Seorang software engineer yang juga penulis cerita misteri best seller dan ternama. Buku-bukunya sudah diterbitkan di tiga belas negara dan telah memenangkan penghargaan. Ia adalah penulis dari buku The Borrowed (13.67) dan Second Sister (Putri Kedua).

ruangBeli Bukunya di Sini!

8. Chang Kang-myoung – Korea Selatan

Seorang jurnalis yang telah mendapatkan beragam penghargaan dan penulis dari buku Pasukan Buzzer.

ruangBeli Bukunya di Sini!

Jadwal Acara Festival Ruang Tengah

Special Event:

  • Kamis, 14 Juli 2022: 19.00 – Selesai di Gramedia Sudirman, Yogyakarta
    Puisi Konser 100 Tahun Chairil Anwar bersama Evawani Chairil Anwar, Joko Pinurbo, Eka Kurniawan, Ni Made Purnama Sari, dan Melancholic Bitch
  • Sabtu, 16 Juli 2022: 17.00 – 18.30 WITA di Gramedia Galeria, Bali
    Puisi Konser 100 Tahun Chairil Anwar bersama Oka Rusmini, Eka Kurniawan, Norman Erikson Pasaribu, dan Navicula

Sabtu, 23 Juli 2022:

  • 10.00 – 11.30 WIB
    Gathering Pembaca: Serba-serbi #Membaca Asia bersama Martin Dima (Ilustrator), Arnoldus Irwan (Bookstagrammer), Gitta Lestari (Penerjemah), Julian Tan, Raya Fitrah (Editor GPU), dan Jansen Siahaan
  • 14.00 – 15.00 WIB
    Minimize Things, Maximize Meanings bersama Fumio Sasaki dan Tasya Annisa

Minggu, 24 Juli 2022:

  • 14.00 – 15.00 WIB
    True Happiness is (not) Hard to Find bersama Ichiro Kishimi, Fumitake Koga, dan Tasya Annisa

Senin, 25 Juli 2022:

  • 16.00 – 17.30 WIB
    Memori Rasa bersama Kevindra Soemantri, Santhi H. Serad, dan Kang Maman

Selasa, 26 Juli 2022:

  • 14.00 – 16.30 WIB
    Puisi Konser 100 Tahun Chairil Anwar bersama Evawani Chairil Anwar, Gratiagusti Chanaya Rompas, Yoshi Fe, Ratih Kumala, Cyntha Hariadi, dan Patricia Wulandari

Kamis, 28 Juli 2022:

  • 14.00 – 15.00 WIB
    Buzzer: Apa, Siapa, dan untuk Apa bersama Chang Kang-myoung dan Pangeran Siahaan

Jumat, 29 Juli 2022:

  • 16.00 – 17.00 WIB
    Merdeka dalam Belajar bersama Najelaa Shihab, Anindito Aditomo, dan Nathalie Indry

Minggu, 31 Juli 2022:

  • 10.00 – 11.00 WIB
    A Conversation on the Motivations and Challenges of Being a Crime Writer in Asia bersama Chan Ho-Kei dan Gustika Jusuf-Hatta
  • 14.00 – 16.00 WIB
    Dari Asia untuk Asia bersama Desi Anwar, Wedha Stratesti (Gramedia International), Pinyada Lin (Jamsai Publishing, Thailand), Tatsuki Hirayanagi (Culture Weaver GK., Jepang), dan Nathalie Indry

Dari seluruh acara ini, kamu bisa pilih untuk datang langsung secara offline di Gramedia Matraman, Jakarta, atau menonton secara online melalui saluran Zoom Cloud Meeting.

Untuk mengikuti acara secara online, harga tiket dibanderol seharga Rp150.000 per sesi acara. Sedangkan jika kamu ingin menonton langsung di Gramedia Matraman, harga tiketnya senilai Rp300.000 per sesi acara.

Tapi, biar lebih hemat dan tentunya lebih banyak untung, kamu bisa beli tiket bundling supaya bisa mengikuti seluruh acara dengan harga Rp300.000 saja!

Untuk pemesanan tiket kamu bisa membelinya melalui Loket.com dan Go-Tix, atau langsung klik di bawah ini untuk informasi yang lebih lengkap.

kumpulanKlik untuk Informasi Lebih Lengkap!

Dalam merayakan Festival Ruang Tengah, Gramedia.com ikut berpartisipasi dalam memberikan diskon untuk buku-buku Gramedia Pustaka Utama pilihan terbaik dari tanggal 17-31 Juli 2022.

kumpulanCari Bukunya di Sini!

Ongkos kirim pun jauh lebih hemat dengan diskon ongkir Rp5.000 untuk pengantaran melalui AnterAja ke seluruh Indonesia. Jangan lupa masukkan kode “RUANGTENGAH5” saat checkout untuk dapatkan diskonnya. Kuota terbatas!

Jadi, buruan manfaatkan momen ini untuk beli buku incaranmu di Gramedia.com ya.


Sumber foto header: Gramedia Pustaka Utama dan Gramedia.com

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!