Terungkap, 7 Fakta Mengejutkan Sejarah Academy Awards

7 Fakta Sejarah Academy Awards yang Tidak Kamu Tahu

Dalam industri film, Academy Awards menjadi ajang penghargaan tertua yang pertama kali diadakan pada tahun 1929 di Hotel Hollywood Roosevelt, Los Angeles, Amerika Serikat. Namun, ajang penghargaan film ini baru disiarkan secara langsung di televisi pada tahun 1953.

Setiap pemenang penghargaan pada Academy Awards sendiri akan mendapatkan sebuah piala berlapis emas yang lebih dikenal dengan julukan piala Oscar.

Pada tahun 2019, Academy Awards telah memasuki tahun ke-91 pelenggaraannya yang akan dihelat di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat.

Dalam rangka menuju Academy Awards 2019 yang bakal diselenggarakan pada bulan 24 Februari ini, Gramedia.com telah merangkum beberapa fakta menarik dalam sejarah berlangsungnya Academy Awards.

Melansir dari essentials.co.za, berikut adalah tujuh fakta menarik seputar Academy Awards yang wajib kamu ketahui.

1. Piala dari emas asli

oscarworthSumber: ew.com

Tahukah kamu kalau dalam membuat satu piala Oscar itu membutuhkan biaya sekitar 696 USD? Itu berarti setara hampir Rp 10 juta.

Jelas saja pembuatan sebuah piala Oscar saja cukup memakan kocek yang bisa dibilang besar karena meski berbahan dasar dari campuran sejumlah logam, piala tersebut berlapis emas 24 karat.

Piala Oscar sendiri memiliki spesifikasi tinggi sepanjang 13,5 inci atau setara dengan 34,29 cm dan memiliki berat sebesar 4 kg.

2. Piala Oscar terbuat dari plester

1940_view_specialaward-garlandSumber: Oscars.org

Bukan piala Oscar saat ini yang terbuat dari plester, tetapi saat Academy Awards yang dilangsungkan pada masa Perang Dunia II (1939-1945).

Selama Perang Dunia II, terjadi kekurangan logam yang sejatinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan piala Oscar. Makanya ketika itu, piala Oscar dibuat dari campuran semen, besi, dan kapur alias plester yang kemudian diwarnai.

Namun setelah perang berakhir, para pemenang penghargaan yang sempat memeroleh piala Oscar berbahan dasar plester itu pun menukarnya dengan piala yang dilapisi emas.

3. Mengapa bernama Piala Oscar?

margaret-herrickSumber: Oscars.org

Sebenarnya, piala yang diberikan kepada para pemenang Academy Awards bernama resmi Academy Award of Merit. Namun, memang piala tersebut lebih terkenal dengan sebutan piala Oscar.

Menurut cerita yang banyak beredar, sebutan piala Oscar dicetuskan oleh Margaret Herrick yang merupakan seorang pustakawan Academy Awards.

Katanya, Margaret Herrick pernah menyebutkan bahwa rupa piala berlapis emas tersebut mirip dengan pamannya yang bernama ‘Oscar’. Sejak saat itulah, sebutan ‘Oscar’ pun melekat pada piala tersebut.

4. Hanya berlangsung 15 menit

oscars-1929Sumber: Oscars.org

Academy Awards pertama kali diselenggarakan pada tanggal 16 Mei 1929. Pada perhelatan pertamanya itulah durasi acara hanya berlangsung selama 15 menit.

Oleh karena itu, Academy Awards 1929 memecahkan rekor sebagai seremoni penghargaan Oscar dengan durasi tercepat. Di sepanjang 15 menit itu pula, terdapat 12 kategori yang masuk nominasi.

5. Walt Disney paling banyak menang

walt-disney-oscar-honorificoSumber: Libertaddigital.com

Dalam sejarah perhelatan Academy Awards dari tahun 1929 sampai 2018, Walt Disney menjadi pemenang penghargaan terbanyak dalam kelompok perseorangan.

Walt Disney tercatat mendapatkan kesempatan untuk masuk nominasi sebanyak 59 kali. Dari jumlah tersebut, Walt Disney berhasil menang 26 kali yang mana terdiri dari 22 piala Oscar dan empat penghargaan kehormatan (Academy Honorary Award).

6. Film peraih piala Oscar terbanyak

the-lord-of-the-rings-the-return-of-the-kingSumber: Vanityfair.com

Sudah banyak film-film besar yang memenangkan penghargaan Academy Awards. Tiga di antaranya ternyata menempati posisi seri yang berhasil membawa pulang 11 piala Oscar, yaitu Ben Hur (1959), Titanic (1997), dan The Lord of the Rings: The Return of the King (2003).

Khusus untuk The Lord of the Rings: The Return of the King, kesebelas piala Oscar diraih sekaligus dalam sekali perhelatan, yaitu pada Academy Awards yang ke-76.

7. Academy Awards tanpa pembawa acara

oscars-91-academy-awards-2019Sumber: Jateng.tribunnews.com

Dalam Academy Awards, pembawa acara memiliki tugas utama untuk menyampaikan monolog sebagai pembuka acara. Sebelumnya, Jimmy Kimmel dipercayai sebagai pembawa acara Academy Awards pada tahun 2017 dan 2018 lalu.

Namun, sebagaimana dikutip dari BBC, Academy Awards di tahun 2019 ini tidak menyertakan pembawa acara. Hal tersebut terjadi untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir.

Dikatakan oleh pemimpin ABC Entertainment yang mana nantinya akan menayangkan Academy Awards ke-91 bahwa acara tahun ini akan lebih menyoroti para selebriti yang mengumumkan para pemenang.


Sudah tidak sabar menunggu Academy Awards? Menurut kamu sendiri, siapa saja yang akan membawa piala Oscar di tahun 2019 ini?

Untuk daftar lengkap nominasi Oscar 2019 bisa kamu lihat di sini.


Sumber header foto: Istimewa

11 Lagu Soundtrack The Umbrella Academy

11 Playlist Kece The Umbrella Academy. Mana Favoritmu?

Masih ingat Gerard Way? Penggemar musik emo di era 2000’an pasti hafal betul dengan sepak terjang mantan vokalis My Chemical Romance ini.

Yasss! Band yang digawangi pria bernama lengkap Gerard Arthur Way ini pernah melahirkan musik-musik emo yang sempat berjaya di masanya, seperti Helena, The Ghost of You, I Don’t Love You, Welcome to the Black Parade, dan masih banyak lagi.

Jelang dua dekade paska masa kejayaannya, Gerard Way kembali menghadirkan masterpiece yang sukses menyihir jutaan publik di seluruh dunia. Namun kali ini bukan lewat musik, Way hadir dengan komik kreasinya, The Umbrella Academy, hasil kolaborasinya bersama ilustrator handal, Gabriel Ba.


Baca juga: 8 Serial Netflix 2019 yang Paling Dinanti


Karyanya ini pun menjadi big hit sejak diadaptasi ke web series yang tayang di Netflix pada 15 Februari 2019 lalu. Dalam waktu singkat The Umbrella Academy mendulang sukses besar dan berhasil merangkak sebagai TV show andalan Netflix.

The Umbrella Academy bercerita tentang keluarga superhero yang tergabung dalam asuhan seorang miliarder bernama Sir Reginald Hargreeves.

Mereka adalah Number One (Luther Hargreeves), Number Two (Diego Hargreeves), Number Three (Allison Hargreeves), Number Four (Klaus Hargreeves), Number Five, Number Six (Ben Hargreeves), dan Number Seven (Vanya Hargreeves).


Baca juga: Rekomendasi Serial TV Terbaik Adaptasi Buku. Sudah Nonton?


Sepanjang 10 episode musim pertama The Umbrella Academy berjalan, serialnya dipenuhi dengan playlist lagu-lagu kece yang mengiringi jalannya cerita. Beberapa di antaranya ternyata turut dinyanyikan sendiri oleh Gerard Way, lho!

Beberapa lainnya juga turut dinyanyikan oleh musisi-musisi ternama seperti Queen, The Doors, Radiohead, Tiffany, dan masih banyak lagi.

Buat kamu yang penasaran, ini dia daftar lagu soundtrack The Umbrella Academy yang begitu ear cacthing. Dengarkan dan catat baik-baik ya, siapa tahu bisa menjadi anthem di kala membaca komiknya nanti.

1. Happy Together – Gerard Way feat. Ray Toro

2. Hazy Shade of Winter – Gerard Way feat. Ray Toro

3. I Think We’re Alone Now – Tiffany


4. Kill of the Night – Gin Wigmore

5. Istanbul – They Might Be Giants

6. Dancing in the Moonlight – Toploader

7. Soul Kitchen – The Doors

8. This Years Love – David Gray


9. Don’t Stop Me Now – Queen


10. (Feels Like) Heaven – Fiction Factory

11. Exit Music – Radiohead


Dari 11 playlist The Umbrella Academy di atas, lagu mana nih yang paling jadi favoritmu?

Kalau ingin mengenal lebih lanjut karakter-karakter superhero The Umbrella Academy, kamu bisa membaca versi komiknya yang ditulis oleh Gerard Way.

Koleksi komiknya belum tersedia di Gramedia, tapi kamu bisa mencari koleksi komik pilihan lainnya. Dijamin tak kalah seru dengan kisah The Umbrella Academy.

Klik di sini untuk cari tahu lebih lanjut!


Sumber header foto: IMDB

10 Fakta Unik The Umbrella Academy yang Perlu Kamu Tahu

10 Fakta Unik The Umbrella Academy yang Perlu Kamu Tahu

Sebelum band rock My Chemical Romance mencuri perhatian kita semua dengan lagu dan aksi panggung yang atraktif, Gerard Arthur Way sang vokalis ternyata memiliki aspirasi untuk menulis dan menghasilkan karya komik.

Gerard Way sendiri adalah lulusan New York’s School of Visual Arts, dan sempat magang di DC Comics. Impiannya untuk meluncurkan komik menjadi kenyataan, di mana ketika album The Black Parade dirilis tahun 2007, Gerard berhasil merilis komik The Umbrella Academy di bawah naungan Dark Horse Comics, penerbit komik dan manga di Amerika.

Kecintaannya pada komik dimulai dengan gebrakan awal Gerard saat menulis komik di usia 16 tahun pada 1993 silam. Dikenal dengan nama Garry Way pada masa itu, cowok berumur 41 tahun ini sudah menerbitkan serial komik berjudul “On Raven’s Wings pada bulan April 1994.

SAPARDI
Sumber: americanhorrors.com

Buat kamu yang sudah menunggu dari lama serial live-actionnya, tahun ini akhirnya kita bisa menikmati The Umbrella Academy season 1, yang ditayangkan perdana bulan Februari lalu.

Sederet aktor dan aktris kawakan digandeng untuk membintangi film ini, di antaranya Ellen Page, Mary J. Blige, Tom Hopper, Cameron Britton, Robert Sheehan, Emmy Raver-Lampman, Adam Godley, Aidan Gallagher, David Castañeda, John Magaro, Ashley Madekwe dan Colm Feore.

The Umbrella Academy digambarkan sebagai keluarga superhero, di mana cerita bermula saat terjadi kelahiran yang aneh di tahun 1989 dari para wanita yang tidak ada tanda-tanda mengandung sebelumnya.

43 anak lahir dan 7 anak yang luar biasa diadopsi Sir Reginald Hargreeves, seorang pengusaha dan miliarder yang kemudian mempersiapkan anak-anak angkatnya menjadi superhero untuk menyelamatkan dunia.

Meskipun Sir Reginald Hargreeves membawa 7 anak angkat ke rumahnya, hanya 6 anak yang memiliki ‘kekuatan’ yang menjadi anggota The Umbrella Academy. Sedangkan Vanya anak ke-7, sering diberi tahu oleh Hargreeves bahwa tidak ada yang istimewa tentang dirinya.

Ini dia ke-6 anggota The Umbrella Academy: nomor 1 Luther Hargreeves (Spaceboy), nomor 2 Diego Hargreeves (The Kraken), nomor 3 Alison Hargreeves (The Rumor), nomor 4 Klaus Hargreeves (The Seance), The Boy (Number Five), nomor 6 Ben Hargreeves (The Horror).


1. The Umbrella Academy dibuat untuk menyalurkan perasaan sedih Gerard Way

SAPARDI
Sumber: The Umbrella Academy Volume 1: Apocalypse Suite/Dark Horse Comics

Komik The Umbrella Academy lahir di tahun 2007, dimana Gerard Way yang menulis cerita serta mengilustrasikan versi aslinya, kemudian ilustrator asal Brazil; Gabriel Bá menggambar ulang karya masterpiece tersebut dalam volume pertama, Apocalypse Suit.

Musisi sekaligus pencetus The Umbrella Academy mengungkapkan jika komik ini dibuat untuk menyalurkan perasaan sedihnya, ketika keretakan terjadi pada band My Chemical Romance.

Dengan kekuatan visual yang menakjubkan, jalan cerita yang membawa pembacanya dalam perjalanan yang emosional, komik ini menuai respon positif dan mendapat tempat khusus di hati para penggemarnya.

Volume pertama dalam seri The Umbrella Academy berjudul The Umbrella Academy: Apocalypse Suite. Lalu disusul seri komik keduanya yang terbit tahun 2008, yaitu The Umbrella Academy: Dallas, dan diikuti seri ketiga, The Umbrella Academy: Hotel Oblivion, yang akan dirilis pada 20 Agustus 2019 mendatang.

2. Akankah ada kelanjutan seri berikutnya?

SAPARDI
Sumber: Pinterest

Well, Gerard Way merencanakan akan ada 5 volume lagi untuk komik The Umbrella Academy. Namun mereka berdua tidak ingin mengerjakannya dengan terburu-buru, maka itu baik Gerard dan Gabriel tidak memberitahukan kapan komik ini akan rampung. Hmm, semoga saja dalam waktu dekat ini kita doakan ya.

3. Gerard Way muncul sebagai cameo

SAPARDI
Sumber: techgirl.co.za

Pasti kalian tau kalau Vanya menerbitkan sebuah autobiography yang menceritakan kehidupannya bersama The Umbrella Academy serta alasan kepergiannya. Nah, coba perhatikan dengan seksama, ketika Vanya menarik bukunya dari rak buku Hargreeves dan membaliknya, Gerard Way muncul sebagai cameo yang sangat menarik. Pada bagian belakang buku, Gerard Way menulis review tentang buku Vanya loh, hehe..

Gerard menulis:

“An incredible read…a revealing portal into the life of Vanya Hargreeves and the life she has lived. I couldn’t put it down!”

4. Soundtrack dalam film ini betul-betul luar biasa!

SAPARDI
Sumber: buzzfeed.com

Mulai dari instrumen yang indah hingga berbagai lagu dari para musisi legendaris, seperti Queen-Don’t Stop Me Now, The Doors-Soul Kitchen, Radiohead-Exit Music (For a Film), Noel Gallagher’s High Flying Birds-In the Heat of the Moment, sampai The Kinks-Picture Book. Gerard Way juga ikut mengisi soundtrack dengan lagu berjudul Happy Together (feat. Ray Toro). Udah dengar belum?


Baca juga: 11 Playlist Kece The Umbrella Academy. Mana Favoritmu?


5. The Umbrella Academy dan Doom Patrol

SAPARDI
Sumber: Christos Kalohoridis/Netflix

Ternyata, Gerard Way begitu terinspirasi dengan Grant Morrison, penulis yang menciptakan Doom Patrol. Bahkan Morrison sampai muncul dalam dua video musik dari album My Chemical Romance 2010, Danger Days: True Lives of the Fabulous Killjoys.

Ada kesamaan pula antara kedua cerita, di mana menampilkan dermawan eksentrik yang tinggal bersama tim superhero. Uniknya lagi nih, TV series Doom Patrol dan The Umbrella Academy yang ditayangkan di Netflix melakukan debut pada hari yang sama, yaitu 15 Februari 2019.

6. Peran Number Five jatuh pada aktor berusia 15 tahun

SAPARDI
Sumber: unpause.asia

Aidan Gallagher, aktor yang memerankan Number Five mengaku sempat merasa sedih dan mengira tidak akan dapat kesempatan memerankan Number Five. Hal ini dikarenakan ia terlambat ketika mengikuti audisi dan jadi orang terakhir yang di audisi.

Namun ternyata, peran Number Five justru dipercayakan kepadanya, dan tanpa menyia-nyiakan kesempatan yang datang, Aidan langsung mempelajari karakter Number Five lewat komik, untuk mendapatkan postur Number Five dengan benar.

Nah, jika Aidan sempat ragu tidak akan mendapatkan peran yang dia inginkan, begitu pula dengan Steve Blackman (showrunner).  Steve Blackman sempat khawatir tidak akan mendapatkan aktor yang tepat untuk memerankan The Boy, dikarenakan ia telah mengaudisi ratusan anak-anak dan tidak ada yang cocok.

Tetapi ketika Steve melihat video audisi dari Aidan, Steve langsung yakin jika Aidan sangat sempurna untuk memerankan tokoh Number Five!

7. Harus bertahan syuting pada suhu -10°c

SAPARDI
Sumber: atlasofwonders.com

Selama adegan pemakaman, para kru dan pemeran The Umbrella Academy yang melakukan syuting di Toronto, harus bertahan pada suhu -10°c yang sangat dingin! Di suhu super dingin seperti di dalam kulkas ini, atau mungkin lebih dingin lagi, mereka harus struggle dengan hujan buatan yang ada di lokasi. Brrr!

Nah, pada adegan inilah para pemain menjadi dekat satu sama lainnya, ketika mereka untuk pertama kalinya duduk bersama-sama di dekat pemanas ruangan untuk menghangatkan badan.

8. Sebelumnya akan dibuat menjadi film layar lebar oleh Universal Pictures

SAPARDI
Sumber: syfy.com

The Umbrella Academy ternyata awalnya akan dibuatkan versi film layar lebar oleh Universal Pictures. Dengan rencananya menggaet Mark Bomback (The Wolverine) dan Rawson Marshall Thunder (Central Intelligence) yang akan menulis skenarionya. Namun keputusan akhir, komik tersebut dibuat menjadi TV series.

Bocorannya lagi, untuk membuat one season untuk TV series, Gerard Way dan Steve Blackman (showrunner) membutuhkan waktu 18 bulan untuk membuatnya. Wah, jadi makin nggak sabar untuk nonton season 2-nya!

9. Mary J. Blige melakukan sendiri semua adegan laganya

SAPARDI
Sumber:
thisisrnb.com

Mary J. Blige yang memerankan tokoh Cha-Cha pembunuh bayaran dengan sang partner Hazel, mengaku jika ia memang sangat menginginkan peran tersebut.

“I wanted to play a super badass. I already played the mother, and I could play the mother 10 more times, but I needed to do this. I need to do this so I can get it out of my system, and then do it again,” ungkap Mary J. Blige.

Dua tokoh pembunuh bayaran yang memakai topeng sangat menantang bagi aktris berusia 48 tahun ini. Dan menariknya lagi, Mary J. Blige melakukan sendiri semua adegan laganya, loh!

Dalam satu pembicaraan lewat telepon dengan Steve Blackman, J. Blige bilang, “If you let me punch and shoot and do my stunts, I’m in.” Dan keseriusan J. Blige memang enggak main-main, ia melakukan pelatihan senjata dan martial arts setiap hari untuk melakukan adegan yang berat.

10. Mengintip lokasi syuting dengan bangunan yang menakjubkan

SAPARDI
Sumber: atlasofwonders.com

Series The Umbrella Academy mengambil lokasi di sekitar Toronto dan Hamilton (Ontario, Canada). Nah, pintu masuk rumah The Umbrella Academy yang merupakan kediaman Sir Reginald Hargreeves ini ternyata memang ada bangunan aslinya. Tepatnya berada di 4 King St E in Hamilton.

SAPARDI
Sumber: vikpahwa.com

Nah, kalau bangunan yang sangat cantik ini adalah Joey & Toby Tanenbaum Opera Centre di Toronto. Bisa tebak enggak adegan mana yang mengambil lokasi di sini? Yup, benar banget, halaman yang diperlihatkan dalam adegan pemakaman mengambil lokasi di opera centre ini, loh.

SAPARDI
Sumber: atlasofwonders.com

Sedangkan bagian depan apartemen Vanya ini juga ada bangunan aslinya. Tepatnya berada di Queen Street East, Toronto.


SAPARDI
Sumber: Gramedia.com


Sumber foto header: Umbrella Academy Promotional image

Untung Berlipat, Beli Full Premium Package Gramedia Digital Gratis Kelas di Gramedia Academy

Untung Berlipat, Beli Full Premium Package Gramedia Digital Gratis Kelas di Gramedia Academy

Siapa yang mau belajar di kelas online gratis? Gramedia Academy akan memberikanmu secara cuma-cuma!

Gramedia Academy adalah penyedia best-practice training yang berfokus pada bidang pendidikan dan pengembangan skill. Selain terdapat kelas offline, Gramedia Academy juga kini mengajar secara digital, lho!

Kelas yang disediakan pun bermacam-macam, mulai dari kelas memasak seperti membuat pasta dan jajanan tradisional, kemudian juga ada kelas prakarya, kelas bisnis dan manajemen, kelas fotografi, kelas menggambar, kelas menulis yang dibimbing langsung oleh penulis terkenal, kelas pengembangan diri, kelas parenting, dan masih banyak lagi!

Nah, untuk kamu yang tertarik dan ingin mengikuti Kelas Online Gramedia Academy atau KOGA secara GRATIS, kamu bisa ikuti cara ini.

Cukup dengan membeli paket Full Premium Package Gramedia Digital selama 1 tahun, maka kamu akan mendapatkan kelas gratis di KOGA!

Setelah membeli dan melakukan pembayaran untuk paket Full Premium Package Gramedia Digital 1 tahun, kamu akan mendapatkan e-mail berisi kode voucher yang bisa kamu gunakan atau redeem di Gramedia Academy.

Di sana, kamu tinggal pilih kelas apa yang ingin kamu ikuti secara gratis, dan jangan lupa untuk redeem vouchernya dengan klik banner di awal halaman. Kamu tinggal isi dan lengkapi formulirnya, tim Gramedia Academy pun akan menghubungi kamu lagi untuk bisa mengikuti Kelas Online di Gramedia Academy!

premiumLihat Berbagai Kelas di Sini!

Promo ini hanya berlaku untuk kamu yang baru membeli paket Full Premium Package Gramedia Digital 1 tahun hingga tanggal 31 Juli 2022.

Eits, untuk kamu yang sudah menjadi pelanggan Full Premium Package, kamu nggak usah sedih! Kamu masih bisa mendapatkan diskon 60% untuk setiap pembelian paket kelas Gramedia Academy kok!

Gimana? Menarik banget kan? Sudah dapat baca sepuasnya selama setahun, bisa dapat kelas online gratis lagi! Yuk, beli sekarang paketnya atau bisa langsung klik di bawah ini!

premiumBeli Paketnya di Sini!

Jangan sampai ketinggalan ya! Untuk kamu yang penasaran dengan salah satu kegiatan yang berlangsung pada Gramedia Academy, coba cek di bawah ini.


Sumber gambar header: Dok. Gramedia Digital x Gramedia Academy

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!

premiumBebas Baca Semua Buku Sekarang!